IBX5B1983B5DCA99

Opsional

PEMBEKALAN KEBERANGKATAN PERSAMI

pembekalan di halaman sekolah SMP dan SMA DARUL QUR'AN

UPACARA HARI SANTRI

Memperingati Hari Santri Nasional

LOMBA MAPEL UAN

Dalam Rangka memperingati HAUL MA Maarif ke 50 singosari

WISUDA

Wisuda SMP dan SMA Darul Quran Singosari

ALUN-ALUN MALANG

Jalan-jalan behhhhhhhhh

Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Monday, November 21, 2016

Pertemuan yang Tak Terduga (3)

karya : Fabyan (9b)

Setelah aku makan barulah aku mencari-cari hanponeku ,ternyata tertinggal di tas, padahal tadi aku menunggu saat-saat aku bisa membuka messanger, apakah ada pesan dari luky atau tidak.(…kring …kring…kring bel masuk sudah berbunyi aku segera membayar makanan dan minuman kami lalu kembali ke kelas) tidak lama kemudian aku sampai di kelas, ternyata jam ke tuju dan delapan kosong gurunya lagi pergi kondangan katanya, akhirnya gue bisa buka messanger ternyata 10 menit yang lalu lucky ngirimin gue pesan isinya tuh tulisan grafity gitu dan ternyata itu nama gue,”RENA”

Lucky:(gue ga bisa gambarnya,maaf yah)baguskan?
Aku      : bagus banget, keren tauk gambaran siapa?
Lucky: ya akulah special buat kamu,suka?
Aku      : makasih,suka banget anyway,kamu hoby gambar yah?
Lucky: iya sih..
Aku      : jago banget nih kayanya
Lucky: ga juga tuh
Aku      : peres banget deh
Lucky: biarin,biasanya tuh yah cewek suka foto foto gitu.kan,boleh dong minta fotonya nanti aku bikini sketsa wajah kamu deh,boleh kan?
Aku         : emm…boleh ga yah
Lucky: yaelah ren masa aku harus mohon mohon gitu
Aku         : apaan sih,ya enggaklah.iya iya habisini deh
Lucky      : aku tunggu yah
(segera rena mengirimkan fotonya kepada lucky)
Aku         : udah masuk?
Lucky: udah,pelit banget sih cuman dikasih satu doing
Aku         : masa iya aku harus ngirimin foto satu album gitu
Lucky: ya kalo boleh sih kirimin aja semuanya,biar aku punya foto kamu banyak,terus aku cetak terus aku pasang di pojok pojok halaman belakang rumah biar gaada tikus
Aku         : Eh enak aja,mana ada tikus takut sama bidadari(dengan kesal aku menjawab ejekannya)
Lucky: oh bidadari yah,boleh yah aku jadi sayapnya
Aku         : lucky apaan sih


(kata kata lucky mebuatku tersipu apa ini sebuah tanda atau hanya tipuan belaka aku jadi GALAU.kring….kring…..kring….bel sekolah mengingatkan saatnya pulang akupun bergegas menemui dwiki dan segera menuju kafe yang kita tuju)

Pertemuan yang Tak Terduga (2)

Karya : Fabyan (9b)

setelah beberapa menit pelajaran berlangsung, aku mulai gelisah, aku ingin tau apakah lucky mengirimiku pesan saat ini. Eh.. kok aku jadi gelisah gini ya,ya tuhan rasa apa ini, kenapa aku jadi selalu menunggu pesan darinya, akupun memulai kebiasaanku untuk berangan-angan karena berangan angan suatu hal yang membuatku tenang, seolah-olah aku bisa menjawab segala pertanyaan yang ada di benakku. Aku mulai sedikit memejamkan mataku untuk membayangkan cerita yang indah tentunya bersama lucky, mungkin aku terlalu larut dalam anganku sampai aku tak mendengar bu Risty memanggilku.

Bu Risty: rena,rena,renaa!!! (bersamaan bu Risty menggebrak mejaku dan membuatku kaget)
Aku: Eh iya bu (dengan gugup aku menjawabnya)
Bu Risty: kenapa kamu senyum-senyum, apa kamu tidak mendengarkan saya menjelaskan pelajaran?! (aku hanya diam dan menatap papan tulis)
Bu Risty:   sekarang kamu maju kedepan dan kerjakan soal yang ada di papan tulis! (dia berkata sambil berlalu meninggalkan bangku ku dan duduk menghadap laptopnya)

“Aduh mati deh gue,mana tadi malem gue ga belajar, aduh gimana nih” gumamku dengan sangat bingung aku mencoba mengerjakannya di buku tulisku.Tiba-tiba saja teman sebangkuku ini menyodorkan buku tulisnya kepadaku dan dia berkata “Ren aku liat kamu kebingungan kamu kenapa,ga biasanya kamu kayak gini, nih punya aku coba deh kamu tulis di depan”, tanpa basa-basi aku segera menyalinnya ke papan tulis,sebelum Bu Risty menyergapku lagi, setelah menulisnya aku kembali ke tempat dudukku, tidak lama kemudian Bu Risty mengoreksi jawaban yang kutulis tadi dan jawabannya benar, aku mengucapkan terima kasih pada bella nama teman sebangkuku yang baik itu J

Aku: Makasih yah bel buku sama jawabannya
Bella: udahlah, santai aja kali kita kan sesama temen harus saling ngebantu (bella                                                          tersenyum)
Aku: pokoknya makasih banget deh, lu emang temen gue yang baik, cantik pula
Bella: apaan sih ren, malu tauk, kalo masih belom paham tanya aja gapapa, entar aku jelasin
Aku: iya, makasih banget yah J

Tidak terasa tiba tiba bel sudah berbunyi,menandakan saatnya istirahat,aku segera mengemasi buku dan barang, ternyata dwiki sudah ada di sampingku dia mengajakku ke kantin untuk mengatasi cacing cacing yang sedang berdemo dan para oratornya sudah berteriak meminta makan, akupun berlari menuju kantin dan segera memesan makanan dan minuman. Sambil menunggu pesanan kita, aku bercerit kepada dwiki tentangg insiden yang baru saja terjadi di dalam kelas karena kebiasaanku berangan-angan.

Aku: Eh ki gue mau cerita, gue apes hari ini (dengan muka cemberut aku mengatakannya kepada dwiki)
Dwiki: kenapa sih ren, ga pake manyun napa (dengan nadanya yang meledek)
Aku  : lu tau juga kan kebiasaan buruk gue berangan-berangan
Dwiki: ya pastilah, secara yah kita tuh udah kayak tompel sama bulu, ga bisa dipisahin. So…pasti gue taulah kebiasaan lu, bentar deh gue tebak yah,pasti lu tadi bayangin lucky, yang kemaren gue kasih pinnya ke luh kan?(lagi lagi dengan nada meledek) .
Aku: nah bener banget luh, abis sih, (belom selesai bicara pesanan kami sudah datang dan kami segera memakannya)
Dwiki: lu mah kebiasaan ren, udah hafal banget gue, jangan di ulangin lagi udah tau bu risty galak banget, masih aja coba coba ga merhatiin(dengan mulut berisi dia mengatakannya padaku)
Aku: iya  ya gue khilaf hari ini(dengan wajah menyesal aku mengakuinya)



Pertemuan yang Tak Terduga (1)

Karya : Fabyan (9b)

Hai, namaku rena, hari ini hujan turun sangat deras membuatku mager (males gerak) istilah anak hitz masa kini, aku sedang duduk termenung menatap air hujan yang turun membasahi candela kamarku, waktu terus berlalu, dan aku masih terpuruk dalam luka lamaku, harus berapa lama lagi aku seperti ini, ah tidak aku tidak boleh seperti ini terus, aku bergegas mengemasi semua barang-barang darinya dan aku ingin membuangnya bersama rasa, perasaan dan kenangan yang saat ini masih terngiang dikepalaku. Tiba-tiba saja handphone ku berdering dengan segera aku menggapai lalu membukanya ternyata hanya broadcast message dari salah seorang temanku dia memberikanku pin messanger dan menyuruhku meng-invite nya, tanpa berfikir lama lagi, aku langsung menginvitenya, ternyata dia seorang pria, tidak lama kemudian dia memulai obrolannya denganku, dia menyapaku dan akupun membalasnya, kitapun saling berkenalan ternyata dia mempunyai nama lucky yang artinya keberuntungan. Lalu aku melihat profil messangernya sekilas fotonya tampak terlihat keren, akupun mulai berangan-angan “ah apa mungkin dia hadiah keberuntunganku hari ini, ya tuhan kau mendengarkan doaku” aku mulai sadar dari lamunanku, kulihat handphone ku ternyata aku sudah membuatnya menunggu” maafkan aku lucky aku udah buat kamu nunggu gara gara anganku ini” gumamku dalam hati, dengan cepat aku segera membalas messanger-nya, setelah sekian lama aku chatting dengannya aku baru sadar kalau sudah larut malam, udarapun mulai berubah menjadi sangat dingin, dan lucky sudah menyuruhku untuk segera istirahat, aku menenggelamkan seluruh tubuhku kedalam selimut yang membuatku hangat, tidak terasa akupun tertidur.

Aku mulai merasakan sinar matahari mulai memenuhi kamarku, perlahan aku membuka mata jam masih menunjukkan pukul  05.45 “ternyata masih pagi spertinya hari ini begitu cerah” gumamku. Aku bergegas menuju kamar mandi karena ibuku telah memulai tugasnya berteriak di pagi hari untuk membangunkan anak-anaknya, setelah aku mandi aku segera menuju meja makan sambil menunggu ibuku menyiapkan sarapan, kuraih handphone-ku ternyata lucky mengirimiku pesan dia mengucapkan selamat pagi dan memberi semangat kepadaku untuk hari ini, kubalas dengan emotic senyum dan aku membalas menyemangatinya, setelah sarapan aku segera berangkat sekolah, saat aku sampai disekolah ternyata sahabatku sudah menungguku, sebut saja namanya dwiki, dia seorang teman yang sangat baik dan dia selalu saja memarahiku jika aku bercerita tentang masa laluku bersamanya(mantan pacarku), pagi ini dia begitu terlihat ceria dan menyapaku dengan semangat.

Dwiki: pagi renaJ cerah banget ya hari ini,bikin gue lebih semangat dari biasanya
Aku:   pagi kiJ iya nih, gue juga bahagia banget
Dwiki: ren, gimana udah lo invite pin yang kemarin gue broadcast di messanger?
Aku:   ya udahlah, secara lo tau kan kalo gue seneng banget nambah temen, eh anyway gue mau cerita nih sama lo(dengan nada yang begitu bahagia)
Dwiki:         apaan?buruan deh cerita!
Tiba-tiba bel sudah berbunyi, aku dan dwiki segera berlari menuju kelas kita masing-masing. Sepuluh  menit setelah aku masuk kelas,handphoneku bergetar segera saja kulihat ternyata pesan singkat dari dwiki.
Dwiki: lo kelamaan kalo cerita, sekarang udah masuk,gue jadi kepo nih ren
Aku:          ya udahlah entar pulang sekolah kita ke kafe biasanya dulu yah, biar gue bisa ceritain semuanya sama loJ
Dwiki: lo traktir yah
Aku:          iya gampang,udahan yah kelas gue gurunya killer nih

Dwiki:  oke deh

Monday, October 26, 2015

TUGAS DIJADIKAN ALASAN (2)

selasa, 27 oktober 2015 

Setelah kejadian itu, teman saya ini berusaha bagaimana caranya supaya bisa menghubungi Yana. Pada hari libur Yana, teman saya ini seperti biasa menghubungi ceweknya, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa dalam hubungan mereka.setelah sekian kalinya menghubungi Yana, akhirnya smsnya di balas juga dan Yana juga mau ketemu.

Seperti biasa Dia naik angkot kekampusnya Yana. setelah ketemu Yana, teman saya ini juga pintar, tidak langsung pada titik permasalahan. Dia tanyak kabar ceweknya, bagaimana kuliahnya dan lainnya. setelah merasa cukup waktu ngobrolnya, dia juga sudah mulai muak dengan semua kebohongan ceweknya. Dia mulai bertanya tentang kejadian beberapa hari yang lalu. ternyata benar itu adalah cowok barunya. teman saya ini langsung tanpa berfikir panjang, hubungan mereka berakhir sampai disana. setelah beberapa bulan teman saya ini dapat kabar kalau yana mau menikah, bukan sama cowok selingkuhannya tapi dengan cowok pilihan orang tuanya.

Sahabat, pacaran yang lama tidak menjamin dia akan menjadi pasangan hidup kita selamanya. beda dengan kita menjalin hubungan atas dasar niat yang benar-benar ingin menikahinya. kalau memang kita sudah merasa waktunya dan benar-benar serius sama pasangan kita. kita langsung aja melamar ke orang tuanya. minta restu, nikah, bereskan hehe. ini pelajaran buat kita-kita yang masih sekolah, jangan sampai masa depan kita kalah dengan hubungan semacam itu, pacaran jangan dululah. sukseskan diri kita dulu. baru... hehe

RAyap,,, 





Thursday, October 22, 2015

TUGAS DIJADIKAN ALASAN (1)


22 oktober 2015

Pada tahun 2005, teman saya ini datang ke malang. Dia datang ke sebuah pondok pesantren di singosari, tepatnya di pondok pesantren huffadz darul qur-an watugede. Dia juga sekolah di SMA yang masih di bawah naungan pondok. Dia mondok dengan tujuan yang tidak jauh berbeda dengan santri lainnya yang mondok disini, termasuk saya. ingin menjadi penghafal al quran, bisa baca kitab, dan dia juga berharap bisa menyelesaikan studi formalnya sambil mondok.

Hari-harinya di pondok berjalan dengan lancar sesuai dengan yang ia harapkan. Seiring dengan berjalannya waktu, hari berganti hari, minggu berganti minggu, gak terasa dia sudah mulai beranjak remaja. Dengan apa yang ia rasakan saat itu, Dia sudah mulai timbul rasa suka, senang dengan seorang gadis.

Berawal dari dia menjadi ketua OSIS di SMA Darul Quran. Cewek itu juga menjadi anggota osis waktu itu. Sering melakukan rapat koordinasi osis, rapat acara-acara osis, membuat dia sering ketemu dengan cewek itu, sebut saja nama cewek itu Yana. Timbulkan rasa suka dan terjadi cinta lokasi antara mereka.

Tidak terasa mereka sudah menjalin hubungan sudah hampir 3 tahun, sampai mereka lulus. Selama 3 tahun hubungan mereka baik baik saja. Yana memutuskan memilih kuliah dari pada mondoknya. Sedangkan teman saya ini memilih untuk meneruskan cita cita awal pertama mondok ke singosari, menjadi penghafal al quran.

Jarak bukan sebuah halangan buat mereka, untuk menjalin hubungan. Terbukti dengan keseriusan teman saya ini. Setiap Yana libur kuliah, Dia pasti menjenguk Yana kekampusnya. Jalan jalan kalau ada waktu. Terus dia lakukan selama kurang lebih satu tahun. dia pernah pulang dari kampus yana jam 11 malam, angkot jurusan arjosari sudah gak ada dan dia terpaksa menginap di masjid pinggir jalan. Dia rela melakukan hal gila seperti itu karena dia benar- benar sayang sama cewek itu.

Kurang lebih 4 tahun dia menjalin hubungan dengan Yana, baru kali ini teman saya ini merasa ada yang aneh dengan sifat ceweknya itu. Ketika dia mau menjenguk ceweknya ke kampus, ceweknya menolak untuk di jenguk dengan alasan banyak tugas. Tapi teman saya ini membuang jauh perasaan anehnya itu karena dia yakin yana benar-benar sibuk dengan tugas nya.

Minggu berikutnya tetap Yana tidak mau dijenguk, dengan alasan yang sama banyak tugas. Minggu berikutnya juga seperti itu. Dia teman saya ini sudah mulai tidak nyaman dengan sifat Yana yang berubah. Akhirnya dia memutuskan diam diam ke kampus yana. Setelah didepan kampus yana, kekhawatiran selama ini akhirnya terungkap, yana jalan sama cowok lain.
Bersambung....

RAyap,,,


Saturday, October 17, 2015

MASA PUBER


17 oktober 2015



“Puber” itu adalah kata yang sering diucapkan oleh para orang tua untuk anak-anaknya yang baru menginjak masa remaja. Biasanya masa puber ini antara masa-masa SMP, SMA. Dikatakan masa puber karena anak masa-masa seperti itu sudah mulai mengenal lawan jenisnya, sudah tau mana yang dikatakan cantik, sudah tau mana yang dikatakan  jelek. Nah itulah yang saya rasakan ketika saya kelas 2 SMP. Saya sudah mulai paham mana yang dikatakan cewek cantik, mana yang dikatatakn cewek jelek dan sebagainya hehe.
Syakirah, itulah nama cewek yang menurut saya cantik waktu itu. Dia cewek yang pendiam, ramah dan juga idaman para cowok di  TPQ tempat saya belajar ngaji.  Namanya juga anak puber, cuma tau cantik aja gak berfikir panjang, gak berfikir mudharatnya, langsung aja ngirim puisi yang saya dapatkan  dari koran bungkus ikan tongkol. Yeee jijik,....
            Saya tunggu beberapa hari setelah ngirim puisi itu. apa yang terjadi,  saya kaget banget dan heran, ternyata puisi saya dibalas dan intinya saya diterima jadi pacarnya, cie Bae,,,, hehe . Saya senang banget dan juga bingung, setelah diterima jadi pacarnya saya harus apa,,,, bingung,,, banyak waktu yang terbuang hanya untuk memikirkan dia.
            Seiring berjalannya waktu kita surat –suratan terus. gak terasa kita pacaran sudah hampir 2 tahun dan sudah mau lulus SMP. Singkat cerita setelah lulus saya sekolah SMA ke pulau jawa, tepatnya di sukorejo-situbondo. Karena peraturan pondok saya yang baru, membuat kita gak pernah ada kominukasi, surat-suratan maupun lewat hp.
            Satu tahun setelah saya mondok, waktu yang kita tunggu-tunggu akhirnya tiba juga yaitu liburan bulan puasa dan pulang kampung.
            Aku ketemu dia setelah beberapa hari dirumah, dia sudah gak seperti dulu yang ramah, ceria tapi malah sebaliknya. Apa yang terjadi dengan semua itu ternyata dia sudah punya cowok dan hari itu juga kita putus.
Catatan: Teman-teman, pacaran masa-masa sekolah sangat berbahaya bagi masa depan kita, fikiran kita tidak tenang, tidak konsentrasi belajar dan juga pacaran itu tidak dibenarkan oleh agama kita. Saya berharap jangan sampai kita terjerumus kepada hal-hal lain yang membuat masa depan kita hancur.

Rayap,,,